January 26, 2026
Pada tahun 2026, industri taman air global dan Tiongkok menghadapi periode konsolidasi yang parah dan gelombang kebangkrutan. Fenomena ini bukan disebabkan oleh hilangnya permintaan pasar, melainkan pengurangan kapasitas struktural setelah bertahun-tahun ekspansi yang pesat.
![]()
Berikut adalah alasan utama di balik kesulitan industri taman air saat ini:
1. Kapasitas yang Berlebihan dan Persaingan Homogen
Selama dekade terakhir, sejumlah besar taman air telah diluncurkan secara membabi buta di berbagai wilayah. Menurut Asosiasi Taman Hiburan dan Atraksi Tiongkok (CAAPA), banyak proyek yang kekurangan kekayaan intelektual unik, dan peralatan mereka serupa (seperti corong raksasa dan kolam ombak), yang menyebabkan kejenuhan pasar yang cepat. Setelah kebaruan hilang, tingkat kunjungan ulang sangat rendah.
2. Cuaca Ekstrem dan Musim Operasi yang Dipersingkat
Peristiwa cuaca ekstrem yang sering terjadi pada musim panas 2025 (seperti topan super, hujan badai tiba-tiba, atau panas ekstrem yang membatasi aktivitas luar ruangan) sangat mengganggu operasi normal taman air. Karena taman air biasanya hanya memiliki periode operasi puncak 3-4 bulan, setiap minggu penutupan dapat berdampak buruk pada pendapatan tahunan.
3. Biaya Operasi yang Meroket
Konsumsi Air dan Listrik: Dengan harga energi yang berfluktuasi dan persyaratan pengolahan air lingkungan yang semakin ketat, biaya untuk mempertahankan suhu konstan dan memurnikan kualitas air meningkat dari tahun ke tahun.
Biaya Tenaga Kerja: Kekurangan dan kenaikan gaji untuk penjaga pantai dan personel pemeliharaan peralatan.
Biaya Asuransi: Kecelakaan keselamatan yang sering terjadi telah menyebabkan peningkatan tarif asuransi di seluruh industri, menambah beban operasional.
4. Kesulitan Pembiayaan dan Gagal Bayar Utang
Banyak taman air awalnya mengandalkan pengembangan real estat untuk pembiayaan. Dengan penyesuaian jangka panjang dan mendalam dari pasar real estat, model "real estat + taman" ini menjadi tidak efektif. Banyak taman telah mengajukan kebangkrutan atau diakuisisi karena arus kas yang terputus dan ketidakmampuan untuk membayar biaya perawatan yang tinggi.
5. Kontradiksi Antara Penurunan Konsumsi dan Peningkatan Pengalaman
Konsumen menjadi lebih berhati-hati dengan pengeluaran hiburan, tetapi menuntut tingkat pengalaman yang lebih tinggi. Taman tradisional dengan fasilitas usang, tingkat digitalisasi yang rendah, dan kurangnya pengalaman interaktif yang imersif akan dengan cepat terpinggirkan oleh operasi canggih dari merek-merek terkemuka seperti Disney dan Universal Studios dalam persaingan pasar tahun 2026.
Perkiraan Tren Industri:
Pemulihan dan Akuisisi: Kelompok yang kuat secara finansial akan mengakuisisi taman yang bangkrut dengan lokasi yang baik dengan harga murah. Desain Indoor dan Sepanjang Musim: Untuk mengatasi perubahan iklim, proyek baru semakin menyukai lingkungan indoor yang terkontrol suhunya.
Transformasi Digital: Industri ini memanfaatkan sistem antrian pintar dan virtual yang dipromosikan oleh Asosiasi Internasional Taman Hiburan dan Atraksi (IAAPA) untuk mengoptimalkan biaya.
![]()
Hubungi kami:
BANGUN TAMAN AIR YANG MENGUNTUNGKAN!
Silakan hubungi kami untuk laporan studi kelayakan taman air dengan desain tata letak gratis:
WhatsApp & WeChat: +86 13922323263
Email: visonwaterparks@gmail.com
Website: www.visonwaterparks.com